Kata mencari
selalu identik dengan usaha menemukan barang yang hilang atau menggapai apa
yang dicita-citakan. Sekarang ini Mencari tidak tidak bisa diartikan secara
tekstual, yakni hanya untuk menemukan barang yang hilang, tapi kata mencari
dalam tulisan ini harus dimaknai dengan suatu usaha mencapai keinginan dengan
membuat citra yang berlebihan yang tidak sesuai dengan kondisi asli: Cari Muka.
Frasa Cari
Muka sama halnya dengan kata Mencari yang tidak bisa difenisikan secara mentah,
karena akan terkesan dangkal nalar kita jika mendefinisika secara mentah. Cari
Muka selama ini berkonotasi dengan hal-hal yang bersifat negatif yang penuh
dengan intrik kepentingan, baik individu ataupun kelompok.
Dalam
tulisan ini coba kita bandingkan dua kata yang menjadi entitas judul