Sore itu cuaca cerah. Sekelompok orang
sudah terlihat di pelataran warung Jejak Kopi. Beberapa di antara mereka adalah
panitia yang sedang menyiapkan keperluan peluncuran dan diskusi antologi buku Rumah Penyair 5. Peluncuran buku ini
disertai diskusi publik bertema Jejak Sua.
Jam sudah memeluk angka 15.40 ketika
saya tiba. Tapi belum ada tanda-tanda acara akan segera dimulai. Padahal, di
pamflet yang tersebar acara berlangsung pukul 15.00 WIB. Tapi saya tidak begitu
heran sih, kondisi seperti sering saya jumpai.
Tidak lama setelah saya datang, peserta
yang hadir semakin bertambah. Dari yang lihat, sebagian besar dari mereka
adalah pelanggan setia Jejak Kopi ketika masih beroperasi. Barangkali mereka
rindu sore-sore menyeruput kopi di warung ini.
